Gathering, Nickname, dan URL
UmumMemang ada banjir di banyak titik. Masih ada sisa gerimis. Bahkan listrik sempat padam sejak sore karena gardu PLN terendam air. Tapi sejumlah kawan tetap datang ke Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam 1 Februari. Bahkan Ogi Fajar dari Banjar Baru, Kalimantan Selatan, pun harus membeli satu setel pakaian luar-dalam untuk kopdar.
Penyebabnya? Dia sempat terendam banjir sampai setengah badan di depan Sarinah. Akan panjang daftarnya kalau dijembreng di sini. Yang pasti saya dan teman-teman amat sangat berterima kasih.
» Bee Strings menjadi tontonan sekaligus pengiring obrolan para bloggers di Taman Menteng.
Tak ada pesta di sana, apalagi pesta ultah maupun resepsi peresmian cabang salon yang berpusat di Nganjuk, Jawa Timur. :D
Maka wajah yang saling kenal pun bersua. Tapi ada juga sebagian yang hanya (baru) saling tahu di dunia maya. Saya pun bertemu beberapa kawan yang selama hanya berkomunikasi via e-mail dan SMS (dan tentu komentar). Dan terjadilah hal menjadi etiket kaum bloggers: memperkenalkan nama, bila perlu dengan menyebutkan URL blognya.
Jika yang bersangkutan lupa menyebut maka orang ketiga atau keempat yang akan melafalkan URL. Ya, ya, ya, saya pernah menulis soal etiket baru itu di tempat lain. Jadi tak usah saya perpanjang. :)
Lebih menarik bercerita tentang acara santai itu. Hidangannya cukup sajian dari gerobak bakwan malang, siomay, dan sate kambing/ayam.
»» Mbilung juniors asyik menggambar; Henry Wijayanto mempromosikan posting cepat via BlackBerry; Enda langsung memanfaatkan hotspot.
Untuk menghindari hujan, basement gedung parkir pun dipakai, cukup lesehan di atas tikar. Untuk menikmati musik gesek Bee, tamanlah yang dipakai dengan risiko kelembaban akan mempersulit penyeteman dawai, dan resonansi seperti yang didapat di bawah plafon basement jadi menguap. Tak apa.
Yang penting taman, sebagai ruang publik, dicoba untuk dimanfaatkan. Itulah taman dengan wi-fi sejenak, atas bantuan teman-teman XL.
Alam terbuka dengan hot spot, memang itu bagian cita-cita dagdigdug.
Apa tadi, dagdigdug? Ya, sebuah layanan blog hosting anyar untuk bloggers Indonesia yang lebih cepat diakses dari dalam negeri.
Situsnya masih dibenahi. dagdigdug pun belum diluncurkan. Masih dalam pengembangan. Tapi sebuah permisi telah tersampaikan. Setidaknya permisi untuk mencomot RSS teman-teman.
Kelak dagdigdug akan menularkan kegairahan ngeblog kepada calon bloggers. Bantuan komunitas bloggers amat diharapkan.
Jadi, ketika kelak ada kopdar lagi, hadirin cukup memperkenalkan diri dengan subdomain dagdigdug, misalnya “guekocak” saja?
Tentu tidak. dagdigdug untuk semua orang, semua bloggers, di mana pun hostingnya, apa pun domain dan subdomainnya. Mau di dagdigdug sumangga (dan diharap), mau tetap di tempat lain, bahkan dengan domain sendiri, juga sumangga. Sebuah tatakan untuk persaudaraan, itulah mimpi sederhananya.
Oh, jadi ini sebuah posting promosi gitu, ya? Ups, kebablasan. Sudah telanjur menulis dan Anda kadung baca. :D
Update:
Hedi 1 | Hedi 2 | Aprikot | Venus 1 | Venus 2 | Mpokb | Sandalian | MbakDos 1 | MbakDos 2 |




terima kasih sudah diundang, paman. kapan-kapan tapi ketemuannya harus lebih lama dan bebas dari ancaman banjir, macet, dan mati lampu.
paman, kapan njenengan nyalon jadi gubenur DKI? :p
wah..blogombale piye paman? kayaknya bisa terlupakan gara2 dagdigdugder.. :D
keren paman, yang kampanye dagdigdug untuk remaja. top.
btw, sy dah gabung tuh. nico.dagdigdug. tapi kok ga bisa login saya ya?
[...] saja jendelajakarta.com sudah beroperasi penuh, dapat diakses oleh semua gadgets, maka sepanjang Jumat 1 Februari kemarin kita lebih [...]
stuju sama simbok!
ya tentang ketemuan lagi, ya tentang nyalonnya panjenengan itu! :D
[...] tapi sebaiknya sampean baca sendiri hal ihwal tentang dagdigdug di rumah baru Paman Tyo ini. Di situ juga ada tautan lengkap ke posting-posting para blogger yang hadir di Taman Menteng, [...]
Kapan paman, bisa dipake buat kita-kita? AKu wis sign up lho
Selamet2 utk Paman Tyo dan sobat2 … nanti kalau udah balik ke betawi ikutan kopdaran. Sementara nunggu pengembangan dagdigdugder
Wah, hatur tengkyu blog saya sudah dilink dari halaman ini Paman ^_^
Sukses terus buwat dagdigdug
ooo . . panitianya komikus2 itu too . . .
pantes . . . ga nongol . . ga beres . . :P
Terima kasih atas undangan dan petunjuk jalannya. Meriah acaranya, dan sudah saya manfaatkan fasilitas.
horay, satu lagi blogku jadi… kenapa nggak dag-dig-dug, ya? karena ada di dagdigdug
saya juga trimakasih sudah boleh datang, kenalan dan ngobrol sama paman yg legendaris ini, saya jd tahu bedanya mandolin sama banjo :D
Ooo ngono to maksude paman, sori wingi telat rawuh je….
nuwun kaose paman!
ooo namanya Bee Strings tho… saya lupa tanya
Wah..seru ketemuannya. Kapan-kapan kalau ada lagi pengen ikutan deh.
BTW, saya juga sudah buat blog baru buat kedua anak saya di dagdigdug. Thanks dan selamat atas lahirnya dagdigdug dot com
[...] pada tau, kan? Ayo yang pengen punya blog (lagi), silakan langsung daftar aja. Gratis, kata Paman Tyo. Filed under [...]
Promo yang terselubung :)
BTW, desain kaosnya keren abis!
semoga sukses paman
Oalaah.. Kalau tahu si paman dateng aku nebeng pulang. Motorku mogok di Cawang paman. Maaf ndak bisa gabung :)
:( sayah ndak diundang.. :|
sayah ndak kebagian kaos.. :|
[...] Mulanya anak ini tak peduli dengan orang sekitar yang membaca kaosnya. Tapi ketika akan difoto dia malu. Lantas temannya, sesama pedagang makanan di dekat Taman Menteng, meyakinkannya sambil memegangi dia. Maka inilah yang terjepret oleh setelah kopdar lanjutan selepas kulonuwun dagdigdug. [...]
duh pengen juga je kaos’e…
*salam kenal paman…*
pengennnn ikuuuutaaannnn ^_________^
Apakhabar anak anak Biolaa ???
[...] atau janjian, munculnya hampir bersamaan. Blog Detik pada 3 Februari 2008 dan dagdigdug pada 4 Februari 2008. Dan kebetulan juga atau tidak, sejumlah pendiri dagdigdug ternyata adalah mantan orang detikcom. [...]
mas kaosnya di jual ga ya… keren abis, d mana storenya