Workshop Pertama dagdigdug (Sehari Setelah Peluncuran)

Blog

mesin tik | workshop ngeblogSiang ini, di sebuah garage company di Gandaria, Jakarta Selatan, datanglah seorang ibu berjilbab. Usianya sekitar 50 tahun. “Saya ingin belajar ngeblog,” katanya kepada seorang awak kantor.

Ibu itu khusus datang ke rumah kecil dagdigdug untuk belajar ngeblog. Bagi saya dan teman-teman, itu sebuah keseriusan yang harus dihormati.

Dia manfaatkan waktu rehat makan siang untuk meninggalkan kantornya, sebuah departemen pemerintah di Jakarta Pusat, naik bus ke Blok M, kemudian disambung ojek, menuju ke Langsat.

“Saya ingin belajar ngeblog di dagdigdug. Apakah harus membayar untuk ngeblog?” tanyanya kepada saya.

Maka di sebuah meja kecil, sebuah pemanduan singkat pun berlangsung. Laptop saya jadi kelas.

Grothal-grathul, kata orang Jawa. Sama seperti saya dan sebagian dari Anda: awal memakai komputer dan layanan online anyar kudu belajar. Richard Stallman, sang peretas yang juga blogger itu, dulunya pun saya yakin sempat grothal-grathul saat kenal komputer. Hanya saja dia mulai lebih dini. :D

Tapi ibu itu beda. Di kantor dia sudah terbiasa pakai internet, punya akun di Yahoo!. Dia tahu dagdigdug dari blog favoritnya, yang dikomandani oleh Nukman Luthfie, yaitu Virtual. Dari sanalah selancar berlanjut ke ojek.

Nah untuk ngeblog, dia seperti saya dulu. Belajar, mencoba, dan akhirnya lancar.

Singkat kata jadilah blog dadakan yang secara paralel juga disertai pembukan akun e-mail di sebuah layanan berbasis web. Setiap info pengingat, termasuk nama pengguna dan sandi, dia salin ke dalam selembar kertas terlipat empat.

“Akhirnya jadi juga,” katanya. Ada kelegaan di wajahnya.

Dia lanjutkan, “Akhirnya anak saya punya blog. Ini memang untuk dia. Saya ingin dia terbiasa menulis untuk mengeluarkan pendapat…”

Di rumahnya, ibu itu belum ada komputer dan internet. Tapi putra keduanya, siswa kelas dua SMA, kadang ke warnet.

Selamat datang di dagdigdug, Bu. Selamat datang, Dik. Workshop selanjutnya di beberapa kota, secara berkelompok, akan kami umumkan.

© Sumber ilustrasi: entah