Posting Basi? Biarin Aja!

June 13th, 2008 | by Paman Tyo |

basbang kemalumon awardJangan takut posting Anda dibilang basi. Jika Anda memang menikmati penulisan posting itu, blogkan saja.

Bagaimana jika pembaca kuciwa? Itu risiko. Bagaimana kalau pembaca mentertawakan? Bersyukurlah, Anda masih bisa membuat orang lain girang. Anda telah beramal. :D

Jika Anda ingin membuat resensi kaset atau CD Bintang Lima-nya Dewa sekarang ini, lakukan saja. Blog tak harus memuat segala hal yang baru. Bisa juga sih Anda berkilah bahwa topiknya lama tapi isinya beda. Karena beda maka anggap saja itu baru. :)

Ada saja terdengar, seseorang batal mengeposkan tulisan di blognya karena merasa sudah basi. Ukuran basi: bloggers lain sudah lebih dulu meramaikannya. Posting belakangan dianggap cuma membebek, seperti kelasi ketinggalan kapal. Kalau bebek pakai baju kelasi, namanya Donal(d).

Hasilnya, tulisan Anda — oh bukan, maksud saya dia — tempo hari tentang Ali Sadikin batal termuat karena baru ditulis lima hari setelah Almarhum dikebumikan.

Bagaimana dengan posting yang berhubungan dengan perkembangan kasus? Misalnya mau menulis tentang musisi tenar yang tersandung narkoba (dakwaan: bawa ganja dalam taksi). Eh ketika ditulis dia sudah bebas, berkumpul bersama keluarga tercinta, dan menjalani kaul berhenti merokok.

Andai kata ada pembaca yang mengingatkan melalui komentar (”Kalo mau posting baca berita dulu dong!”), anggap saja itu koreksi. Justru di situlah kemuliaan blog. Pembaca tak hanya berhak bersuara dan mengoreksi melainkan juga memperkaya posting Anda.

Jika blog boleh menuliskan segala hal yang terkini, dan dibenarkan pula menuliskan hal yang sudah jauh terlewati, bolehkan blog juga menulis hal yang akan terjadi?

Kalau Anda bisa, dan mau, kenapa tidak? Mau disebut ramalan jitu atau posting ngaco menyesatkan, itu terserah pembaca. Yang penting Anda siap bertanggung jawab. Artinya Anda (minimal) bersedia untuk menjawab.

Misalnya Anda kadung memastikan bahwa penulis posting ini akan meninggal Sabtu 14 Juni besok. Ternyata meleset. Bisa saja Anda menjawab,”Waktu itu saya yakin, tapi saya kan bukan Pemilik Kehidupan.”

Baiklah, abaikan saja ilustrasi tak bermutu itu. Yang penting ini: lebih baik ngeblog basi — atau sok futuristik — daripada ngeblog serbaterkini tetapi cuma copy-and-paste, atau malah menyuruh mesin menyedoti konten dari web lain. ;)

Tags: , , , , ,

33 Responses to “Posting Basi? Biarin Aja!”

  1. By edy on Jun 13, 2008

    kalo kutip berita ditambah opini gimana, paman?

  2. By ilalang on Jun 13, 2008

    dhuh… keduluan edy ya?

    yo wis, gpp… anu paman… aku kok tidak pernah peduli orang ngomong apa tentang blog-ku ya? jangan-jangan aku tidak normal tuh!

  3. By fahmi! on Jun 13, 2008

    aku punya sejumlah blog. ketika artikel dari satu blog aku post ulang di blog lain, juga tetep ndak ada masalah kok. kan pembacanya beda. kalopun ada pembaca yg sama, juga nggak keberatan. kalopun ada pembaca yg keberatan, it’s MY blog anyway. kalo aku suka, why not? ;)

  4. By mpokb on Jun 14, 2008

    waduh, jangan2 habis ini ada yg terinspirasi bikin blog ahli nujum.. :D

  5. By sluman slumun slamet on Jun 14, 2008

    emang dibaca? sok GR!

  6. By iway on Jun 14, 2008

    basi? gw banget, tapi membaca postingan lama di kemudian tidak membuat kuciwa kok, minimal buat saya sendiri :D
    bisa jadi bahan senyum-senyum gendeng sampai senyum-senyum nyinyir

  7. By suka_ngopi on Jun 15, 2008

    yang kudu dijaga semangat ngeblognya, paman. biar basi, biar hambar, biar sinting, yang penting terus posting… :)

  8. By h4rs on Jun 15, 2008

    betul uncle….
    biar basi yang penting basbang…kekekekekekek :D

  9. By Setiaji on Jun 15, 2008

    yg basi juga kadang enak kok, tempe basi, oncom basi, tauco basi .. *ehem bener gak tuh :)

  10. By Rheva on Jun 16, 2008

    kalau nggak mau yg basi, ya nggak usah di baca kan? ehehe…. kadang yang basi juga enak.. :D

  11. By nonadita on Jun 16, 2008

    Walau mengangkat topik yang basi, kalau memang punya gairah untuk menulis ya tulis saja!

    Kan tulisan (dengan topik basi itu) bisa tetap menarik apabila: diperkaya dengan perkembangan terbaru, ditambah analisis pribadi penulis yang mendalam atau munculkan wacana baru terkait topik.

    Bisa tho, bisa??

  12. By mas kopdang on Jun 16, 2008

    Yang basi biasanya jauh lebih teliti. Cerita akhir dan perkembangan teranyar sudah diketahui, sehingga kita bisa bicara berbuih-buih dengan tingkat akurasi tinggi.

    Maka, basi adalah BISA..!

  13. By bangsari on Jun 16, 2008

    gitu ya paman? thanks pencerahannya

    *tetep ra nulis :P*

  14. By uletbulu on Jun 16, 2008

    nah! betul itu..
    sebenernya terserah kita kan mau diisi apa blognya..

  15. By yudhi on Jun 17, 2008

    Kalau basi, ya dihangatkan kembali lagi. Angkat issue, eh apa bikin issue ya dhe? :P xixixixixi.

  16. By Yoga on Jun 17, 2008

    Penyemangat dan pencerahan yang hangat Paman… :)

  17. By ika on Jun 21, 2008

    saya malah jarang banget merhatiin porsi ‘tren’ dari postingan saya, biar kadaluarsa ya yang penting saya hepi,, barusan saya posting tentang boyband,,heheheh jadul abis khan,,,wakakakakakak

  18. By bangpay on Jun 21, 2008

    ooo gitu tho… matur nuwun pakde…

  19. By triesti on Jun 21, 2008

    hehehe.. daku kan sering cerita basi.. kapan kejadian.. nulisnya kapan. Suka2, blogku ini.

    Pa kabar paman?

  20. By flammie on Jun 23, 2008

    Paman Tyo… Makasih ya… Sebenarnya Aku ini baru bikin Weblog pertama kali di dagdigdug.com

  21. By cummihatri on Jun 24, 2008

    wuih lega deh,perasaan saya jadi agak tenang soalnya saya baru diajak teman buat blok.

  22. By nia on Jun 24, 2008

    Gitu yach??? hmm bener juga yach..
    cuekein aza.
    jadi dapet pencerhan nech

  23. By noklia on Jun 26, 2008

    walau basi aku tak peduli
    aku sekedar ingin menuangkan isi hati
    karena blog-ku bukan untuk nyari sensasi
    apalagi kompetisi…

    *ikut2an bikin pantun kayak nonadita :p

  24. By meiy on Jun 26, 2008

    itulah kelebihan blog ya paman :D

    yg penting ekspresi & bertanggungjawab, minimal jawab hehe…

  25. By Iis sugianti on Jun 26, 2008

    Yang penting jangan hanya menjawab Paman, tapi juga mo nanggung…(he..he..he..)

  26. By wijilnonik on Jun 26, 2008

    Hehe__________
    smoga dbales nih comment q.
    emang paman tyo yg manis ma imuet…
    q dah bikin blog di dagdigdug tp blm bs cara postingnya, gmn ya…

  27. By arhan on Jun 27, 2008

    seep, mantep sindirane :D

  28. By winawang on Jun 28, 2008

    pokoke keep blogging…. :D

  29. By adrians on Jun 29, 2008

    kalaupun posting udah basi aku ngga’ peduli. yang penting keep posting la..

  30. By Suryadi Maosuluddin on Jul 4, 2008

    contohnya posting ini basi banget…..

    hehehe………

    *mode sesat on*

  31. By kwak kwik kwek on Jul 25, 2008

    setuju pamane, my blog ya my rules dooonk :D

  1. 2 Trackback(s)

  2. Jun 18, 2008: » Blog Archive » Posting Sesuka Hatimu
  3. Jun 26, 2008: [katanya] Lagi males ngebLog! kok jadi bLog Teraktif? » aLix wiJaya . Com

Post a Comment