Blog yang Unik, yang Berbeda, yang…
Tuesday, July 22nd, 2008
Ada yang isinya bersajak, seperti Nona punya. Seolah gampang tapi tak semua bloggers bisa. Ada yang isinya “hanya” rekaan dagangan toko seperti punya Hani — tapi apakah semua orang bisa bikin ini? Ada yang isinya komik, seolah cuma “rekapaksa” gambar (misalnya komikfoto), tapi ternyata ide dan ketelatenan bukanlah milik semua orang. Ada sih layanan generator komik, tapi yang namanya ilham dan setrum kelucuan kadang menjadi barang mewah.
Lantas? Ada blog yang khusus kaos. Ada yang tentang tulisan pada kendaraan. Ada yang tentang mug. Ada yang tentang kantong gula. Semua contoh tadi adalah blog yang menurut saya unik. Maksud saya bukanlah satu-satunya, atau tiada kembaran, tetapi rada berbeda dari arus yang ada.
Haruskah seorang blogger baru membuat blog yang berbeda dari yang ada? Terserah. Itu soal pilihan. Tetapi andaikata seorang blogger memulai blognya seperti umumnya orang lain, itu pun juga unik — kecuali copy and paste atau sekadar memasang plugins penjaring posts orang lain tanpa dia pedulikan isinya.
Bagi saya setiap blog memiliki pembaca sendiri-sendiri. Minimal si blogger itu sendiri dan segala mesin internet. Jadi, jika niat ngeblog adalah memindahkan muatan benak dan menuangkan isi hati, maka soal nyeleneh, beda dari yang berbeda, itu tidak penting.
Yang lebih penting, selain untuk memanjakan diri, ngeblog adalah sarana untuk belajar. Minimal belajar menata kata, karena bahasa adalah cerminan olah pikir. Dari mana belajarnya? Semua penulis hebat juga belajar dari orang lain. Ada yang dia ingat sumbernya, ada yang tidak. Begitu pula musisi dan perupa — oh ya, dan fotografer.
Pada dasarnya setiap orang itu unik — dengan maupun tanpa lagak eksentrik.
© Ilustrasi: John & Jessica Williams
