Paman Tyo • Saturday, 23 May 2009 @ 00.08
Blog
Ada kawan yang ragu ngeblog karena, “Saya nggak intelek. Nggak bisa nulis yang keren, yang kutipannya sama referensinya intelek atau ilmiah, gitu. Malu jadinya.”
Oh, barangkali yang dia maksudkan adalah blog dengan isi seperti jurnal ilmiah, yang penuh catatan kaki, pakai “Ibid.” dan “Op.cit?”
Ternyata bukan. Blog intelek, menurut kawan itu, adalah yang mengutip pendapat ilmuwan, sastrawan, dan [...]
Selengkapnya →
Paman Tyo • Tuesday, 19 May 2009 @ 02.41
Blog
“Huh mentang-mentang si anu dan si itu udah punya nama, apa aja yang mereka tulis pasti dikomentarin, dibahas. Padahal isinya ya estede gitu. Cemen,” keluh Joko Blogawanto.
Mereka itu siapa? Yang Joko maksudkan adalah beberapa bloggers yang menurutnya “sudah punya nama”. Lho, bukannya semua bloggers punya nama, baik lengkap, panggilan, maupun samaran. Uh, kriuk. Maaf.
Lain lagi [...]
Selengkapnya →
Paman Tyo • Friday, 15 May 2009 @ 13.55
Blog
Microwave cap Electrolux jualan Golda di dagdigdug.com, dalam rangka garaga sale Mei tahun lalu, terjual seharga Rp 1,75 juta. Bagaimana dengan mukena Cinte untuk anak-anak dari Astrid di Bunga Mukena? Belum ada laporan — karena dagdigdug.com memang bukan kantor Kodim zaman dahulu, yang senang mewajibkan siapa pun melapor.
Begitulah, blog memang bisa dipakai untuk jualan. Blog [...]
Selengkapnya →
Paman Tyo • Wednesday, 6 May 2009 @ 22.12
Blog
Beberapa teman mulai agak bosan, atau bingung, dengan blognya. Di Facebook, meski merasa sebagai orang baru, mereka justru lebih nyaman mengisi Notes. Salah satu alasan, kata seseorang, “Di sana jelas, siapa saja yang kita tuju dan siapa saja yang bakal memberi respon.”
Rasa nyaman itu muncul karena mereka merasa menulis untuk teman sendiri. Seperti menulis surat [...]
Selengkapnya →