“Kayaknya Ngeblog Memang Tren Sesaat” :)
Blog
Gara-gara Twitter, lalu Plurk, dan akhirnya Facebook, beberapa orang mengaku malas ngeblog. Kok bisa?
Kira-kira begini penjelasannya. Kalau mau bercerita yang ringkas, dan pasti dibaca orang, lakukan saja microblogging — termasuk mengisi status dan wall di Facebook, dan menggelundung di Koprol. Kemudian kalau mau berbagi pengalaman rada panjang teksnya, tulis saja di Notes-nya Facebook.
Masa sih? Ada penjelasan tambahan.
Ngeblog, apalagi ikut komunitas, membuat setiap blogger eh narablog menjadi dikenal orang lain, lalu kopdar. Karena dikenal, maka di Plurk dan lainnya langsung punya teman. Karena sudah berteman maka postingnya selalu ditanggapi. Hal serupa berlaku di Facebook — bedanya, di sini tak semua teman adalah bloggers. “Akibatnya,” kata seorang kawan, “kita sudah kehabisan cerita buat dibagikan di blog.”
Menarik. Ada soal kehabisan cerita. Lalu apa lagi?
Teman saya yang lain bilang, “Ikut milis komunitas, apalagi kopdar, membuat kita kayak nggak punya stok posting lagi. Apa yang kita lakukan sudah diketahui orang lain bahkan mereka juga yang menyiarkan. Soal tertentu yang bikin kita penasaran, sudah terjawab di milis sama kopdar — oh ya, juga Plurk. Jadi habis kan?”
Teman saya yang lainnya lagi punya kesaksian menarik. Facebook dan Plurk, katanya, “Membuat kita jadi seleb yang nggak bisa ngumpet, nyaris nggak punya kehidupan pribadi di luar blog. Nggak ada lagi yang bisa diceritain.”
Maka orang yang lainnya lagi, secara terpisah, menyimpulkan, “Mungkin si siapa itu benar. Blog memang hanya tren sesaat…”
Hmmm… nanti dulu. Kehabisan bahan cerita atau kehabisan waktu karena alokasi ngeblog dan blogwalking tersita untuk aktivitas gaul maya?
Aneh, jawaban yang saya terima, dalam kesempatan berbeda, bukanlah kalimat verbal melainkan tawa. Maka kalau saya ditanya apakah kehabisan bahan cerita, saya akan menjawab tidak. Saya yakin narablog lain pun begitu.
Justru dengan maraknya layanan online untuk berkawan dan wadah bernama media sosial, yang disertai pengayaan fitur dari waktu ke waktu, semuanya dapat kita manfaatkan untuk berbagi.
Semua layanan itu saling terhubung. Blog kita pun, secara manual maupun otomatis, dapat termuat di Facebook. Bahkan kalau mau praktis, manfaatkan saja HelloTxt atau Ping.fm untuk berbagi pengalaman dan konten dalam kemasan yang tersindikasi dan siap sebar. Kesemuanya menjadi saling melengkapi, kan?
Tentu saya pun yakin, bagi setiap orang selalu ada saat ketika isi hati dan benaknya butuh ruang penuangan yang lebih lega. Tidak mesti saban hari. Tiga bulan sekali bahkan setahun sekali pun cukup. Ruang penuangan itu adalah blog.
Ibaratnya, pahit awal sakit hati bisa dituang dalam posting yang maksimal sepanjang kuota SMS. Lain waktu, ketika hati lebih lega, atau masih sakit bahkan panas tetapi sudah bisa mengatur napas, isi hati bisa dituangkan sepanjang-panjangnya sampai pembaca kehabisan napas.
© Sumber gambar-gambar untuk disatukan dalam ilustrasi: entah


saya malah kebingungan membuat status di fb, update plurk dan twitter :D
ujung-ujungnya ya kembali ke blog, lebih puasss…. :D
ada saran, mas paman?
ditunggu di posting berikutnya–halah!–
—
Tidak ada saran, Uncle. Njenengan yang mestinya ngasih saran untuk saya. :D
/tyo/
Mungkin juga karena faktor para selebritis blog yang malas untuk berkomentar di blog2 rakyat jelata, dan mereka eksklusif hanya di komunitas mereka sendiri ;-)
—
Jelata? Glek! :D
/tyo/
kalo saya menjadikan social media (facebook, plurk, twitter) sebagai media promosi tulisan baru di blog :D cukup satu kali sms lewat ping.fm
—
Praktis tis tis tis! Hidup Edy!
/tyo/
yup, kalo emang blogger kehabisan bahan cerita itu ga mungkin terus menerus. pasti ada selalu bisa dijadikan cerita
—
Lha iya, orang kan selalu punya cerita saban hari, meski kadang cuma dipendam. :)
/tyo/
Jualan bualan kayaknya agak susah kalau nggak di blog bos. Lha saya saja sering termakan bualan sampeyan kok.
—
Lho saya kok belum dibayar? Kan saya jualan? Eh bayar pakai waktu dan bandwidth ding ya, Bung. Terima kasih. :)
/tyo/
adududuhh… facebook emang beracun!
—
Racun yang bagus itu membawa nikmat, Nona! ;)
/tyo/
kembali ke laptop..( kata mastukul ). apapun maraknya media sosial serta beragam tambahan fitur2nya..tetep aja balik lagi ke blog.
—
Balik, Kem? Emang ditinggal pergi jauh? :)
/tyo/
kepuasan dalam bgeblog lebih terjaga, soalnya sekali bikin post, kan panjang dan kita bisa menikmati ritmenya, halah. klo plurk dkk kan pergantiaannya lbh sering, lbh cpt dtanggapi, tp ya lbh cepet ditinggalkan begitu kita dah post yg baru. hehe
—
Oh gitu ya, Ncan? :D
/tyo/
Saya termasuk orang yang mencoba tetap bergas ngeblog, paman. Nggak pernah memanfaatkan Notes-nya Facebook. Pilih ngeblog di wordpress dan dagdigdug —meski tak banyak orang yang membacanya.
—
Banyak kok yang baca, Jun.
/tyo/
kalo buat saya twitter, facebook, plurk de el el itu malah menjadi alat promosi blog saya
—
Makanya, Mas Oglek… Makanya… :D
/tyo/
FB, FS, plurk bagi saya sama yaitu buat promo blog he..he.. ;)
—
Mainkan, Bro! :D
/tyo/
Waduh! Ada narablog, ada SEO, ada microblogging…
kosakata baru yg membuat saya jadi sadar umur…
Bikin daftar kosakata dong, Paman.
—
Biarlah itu jatah Ndoro DikWi :))
/tyo/
iya x y.. mungkin hanya tren sesaat..
—
Cuma mungkin kan, Yun?
/tyo/
diriku tidak ndoro…!!!
Aku tetep lebih cinta ngeblog dibandingkan FB or lainnya :D
eh..maaf..maaf..maksudnya paman tyo.. :D
—
Maksudnya ya… gitu deh :))
/tyo/
Diriku blog dan fb!
—
Mari, Zul!
/tyo/
kalo saya ngeblog karna suka nulis, apakah dibaca orang atau ngga kayaknya ngga jadi concern saya. yang penting uneg2 di kepala bisa dikeluarkan ;)
—
Tidak baik unek-unek diperam terus, Linda…
/tyo/
tetep rajin ngeblog nih mas.
ga terlalu aktip di FB dan Twitter.
hehehhe.
jadi bisa ngeblog terus.
ngeblog dengan hati
kata ndoro.
:D:D:D
—
Ngeblog dengan hati dan komputer dan internet kan, Andie? :)
/tyo/
Markasnya tetap di blog. Fungsi Plurk, twitter, facebook itu buat mendukung blog saja paman.
—
Markas? Tangsinya di mana? :D
/tyo/
fb mulai membosankan.. akhirnya balik lagi ke blog, meskipun tertatih2.. hayah.. :P
—
Tertatih-tatih, Mpok? Masa?
/tyo/
saya gak ngerti ping.fm jeh..
–
Saya dulu juga nggak tahu kok, Warm.
/tyo/
Blog menyimpan ilmu yang tersirat didalam setiap postingannya…
mohon komentar dan dukungannya y di Mengembalikan Jati Diri bangsa
—
Jatidiri. Adakah yang hilang?
/tyo/
Banyak ilmu yang bisa dipetik dari para senior blog, salam kenal Paman Tyo
—
Kesenioran saya cuma saya lebih boros umur. Di luar itu, terutama blog, gak ada relevansinya. :D
/tyo/
waduh…
—
Wadaouh juga :D
/tyo/
Saya lebih suka blog
Kalau orang yang bolak-balik update status malah bikin saya jengkel, kayak cari perhatian
oiya, salam kenal
—
Cari perhatian? Ndak masalah to Mas?
/tyo/
repot juga..
tapi ya ini pilihan.
—
Bisa repot bisa juga nggak sih. :)
/tyo/
balik lagi ke tujuan ngeblog, kalo saya.
—
Tujuannya ke mana, Gunk?
/tyo/
meskipun ngeFB aku masih ngeblog kok paman. masih di banyak tempat juga. masih nge-whatever di dagdigdug.
paman benar. ga akan habis bahan untuk diceritakan. aku malah kadang berpikir, ‘baru kemaren posting, masak mau nulis lagi sih?’
bahan cerita di kopdar dan di FB (kalo aku) beda dengan isi blog…
—
Bahkan tadi posting, siang tadi posting, sore ini posting, malam nanti akan posting, juga gak masalah. Whatever lah, Latree! :D
/tyo/
untuk yang berisi bualan yang takl memakan tempat dan waktu tetep saya gunakan sebagai navigasi adalah dari ping.fm (nggak pake stereo to PaklIk Tyo…?, hehehehe)
Bisanya langsung bisa menjalar keseluruh penjuru quickNote di Mulkipli, Notesny FB, FS juga Tweeter dan plurk… Tak ketinggalan yang dipasang di Blogsepotnya……
Dah persis jamunya Almarhum Pak Heru Sutimbul, kompliiiiittttttt…
makasih…
—
Kita berutang kepada Pak Heru Sutimbul, ya Maztrie. Anak saya waktu saya kasih tahu Ping.fm dan HelloTxt girang bukan main.
/tyo/
abis kena syndrom log out buat ngeblog nih paman, baru masuk udah log out lagi, tapi bagi saya ngeblog itu emang ngangenin,walau lama gak posting saya pasti akan kembali
—
Logout syndrome? Hahahahaa!
/tyo/
Wah justru blog di tambah social media semakin kuat fungsinya mas. Tinggal tambahin aja fitur2 yang bisa mengsinkronisasinya *halah*
Liat saja blog-blog luar, tulisannya produktif marketingnya pake social media juga jadi mantep deh. Penyakit malas aja sih yang bikin males ngeblog malah seneng bersocial-mediaan :D
—
Lha masing-masing kan emang ada fungsinya, Japestinho?
/tyo/
tapi fenomena microblogging gak akan bisa membunuh blogger sejati.
blogging bukan cuma sekedar update kanan-kiri tapi juga tentang sentuhan kehidupan *halaah hahaha* yang ga bisa kita ungkap di satu dua baris kata microblogging :)
cheers,
Jingga
—
Cheers Jingga! Angkat gelas!
/tyo/
Kalau saya tetap tak bedain antara konten untuk nulis di Fb dengan konten di Blog. Blog lebih saya tujukan untuk mengekspresikan hobi videografi dan komputer grafis. Kalau FB note ya catatan ringan saja :D
—
Di luar FB adalah catatan berat ya, Goen?
/tyo/
saya malah tipikal oranh yang kebalik, di awal saya suka banget dengan blog, tetapi kemudian mulai beralih kepada friendster, lalu mengikuti arus ke Facebook dan karena jenuh, akhirnya saya mulai merambah dunia Plurk, eh.. ternyata disana hanya bertahan 2 minggu saja, dan sayapun mencoba untuk berbagi aktifitas di dunia twitter tetapi saya sampai saat ini belum menemukan feel nya… dan akhirnya sejak 1 bulan ini saya mulai kembali ke fitah, yakni nge blog lagi….
—
Cuma dua minggu ngeplurk? Woaaaaa!
/tyo/
hehehe.. bisa jadi ya mas..
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
—
Bisa jaid, bisa tidak jadi, Kang Boed. Hehehe.
/tyo/
hmmmm…hr ini saya mendapatkan balasan BBM dari seorang teman: “Thank u dah mau narok link gue di situs loe. Tapi kenapa ga twitter aja sih. Blog lu panjang.”
dan saya pun membalas “Bodokh amat panjang..hahaha twitter kependekan..”
saya juga punya twitter..tapi karakter 140 itu bener2 ga cukup lahhh…
—
Hahahaha, Ocha ada-ada aja. Email sekali kirim dan SMS sekali send emang beda kan?
/tyo/
saya baru nyobain bikin blog, kalo orang pada ninggalin blog, nanya sama siapa donks..!!
—
Nanya ke siapa ya, Jack? Masa ke biro arsitektur? :D
/tyo/
Sangat tidak mungkin kehabisan cerita, jika saja benar.. berarti sama saja kehabisan ide berbicara? :)
—
Ide bicara gak petrnah habis, tapi energi dan mood buat menulis yang bisa low batt. Gitu kan, Zam?
/tyo/
punya plurk ga pernah aktif.. fb juga.. akhirnya tetep blog pilihan utama paman..
–
Kembali ke pilihan (dan ketersediaan waktu). Hidup Azaxs!
/tyo/
tenang om…. kita liat aja berapa lama facebook bisa booming, cos di negara kita kan segala sesuatu memang hanya trand sesaat..
sebenarnya kalau menurut pendapat saya.. fecbook, fs, plurk, twitter atau myspace, semuanya cuma ajang orang2 nyari jodoh atau buat koleksi teman yang ndak kenal, mungkin lebih tepat merupakan tempat nampangnya para PK yang lagi nyari korban dengan koleksi kata2 manis hahaha.. (ini saya liat sendiri di semua fb cewek rata2 gt)
—
Wah! Masa sih, Reep?
/tyo/
ah… semuanya bisa diatur kok mas dibawa nyantai aja mau FB, blog dll tergantung kesengan hati aja. kalau ndak suka ya udah diem aja kalau seneng ya terusin. jangan dibuat susah. ayo semangat aja mau ngapain aja boleh asal jangan bawa BOM hahahahahhaa
—
100 untuk Yanto! :D
/tyo/
Dari dulu saya suka sama yang namanya social network..mulai dari FS, liveconnector, myspace, yuwie, twitter, plurk saya ikutin semua. malahan punya beberapa account di satu situs social networks tertentu..tapi begitu mengenal blog kayanya jadi males ngurusin account yg begitu banyak..
Dampaknya sampai saat ini saya belum tertarik bikin account di facebook, banyak yg bilang ga gaul?no problemo.he..yang jelas saya bangga menjadi seorang blogger walaupun masih minim pembaca..
Social network menurut saya cuma musiman, ntar juga pasti ada yang baru lagi, tapi blog tetap abadi :D
—
Abadi, Dev? Bener? ;)
/tyo/
hehe… sama kek komentar2 di atas, social media malah dijadiin promosi blog.. hag hag…
blogging punya sense nya sendiri yang gak bisa ditiru social media..
—
Begitulah, masing-masing punya karakteristik.
/tyo/
kata paman tyo : “Ide bicara gak petrnah habis, tapi energi dan mood buat menulis yang bisa low batt” bener paman (hiks..hiks)
—
lha iyalah, kita kan manusia, normal lagi :D
/tyo/
Dah Bosen di fb paman…ngeblog pasif…weleh…:D
beruntung saya masih ngeblog sampai bisa blogwalking ke blog paman
Note: dialog2 diatas sangat menggelitik :p
Ngeblog pertama kali membuat saya menemukan hobi yg baru, namanya menulis. Bukan sekedar hobby, tapi seperti kecanduan, tidak nulis satu hari terasa kurang. Keep blog dan blogwalking mah kalo sayah.
salam kenal yach mas
bner bgt…pie aq kan truz ad di dunia blogger
http://escoret.net/blog/?p=1315
aku juga nulis soal itu..hahhahah
lucu juga ya….
—
Escoret ini salah satu pemain lama yang bertahan. :D
/tyo